Militer Iran mengumumkan dua tentaranya tewas akibat serangan udara Israel yang menargetkan instalasi militer di negara tersebut pada Sabtu (26/10) dini hari.
Israel memperingatkan Iran akan "membayar harga mahal" jika memicu babak baru eskalasi konflik, usai serangan pembalasan dilancarkan Tel Aviv terhadap Teheran.
AS mengakui telah diberitahu lebih awal oleh Israel soal serangannya terhadap Iran. Namun Washington juga menegaskan pihaknya tidak terlibat dalam serangan itu.
Otoritas Iran menangguhkan semua penerbangan hingga pemberitahuan lebih lanjut, setelah Israel mengumumkan pasukannya melancarkan serangan terhadap negara itu.
AS buka suara atas serangan Israel ke Iran. AS menyebut serangan Israel latihan pertahanan diri dan serangan balasan atas rudal balistik Iran awal Oktober lalu.
Hizbullah di Lebanon klaim telah serang sebuah perusahaan manufaktur militer di pinggir Kota Tel Aviv dengan roket. Mereka sebut serangan tersebut akurat.
Israel mengklaim Hizbullah menyembunyikan emas dan uang tunai, yang nilainya mencapai US$ 500 juta (Rp 7,7 triliun), di bunker di bawah rumah sakit di Beirut.