Langkah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menerapkan kebijakan tarif impor resiprokal memicu terjadinya perang dagang hingga ekonomi dunia bergejolak.
Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Darmawan Junaidi merespons dampak tarif tinggi yang diterapkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Ekonomi AS menghadapi risiko resesi 35% dalam 12 bulan, dipicu kebijakan tarif Trump. Inflasi dan pengangguran diperkirakan meningkat, menurut Goldman Sachs.
Dari kendali atas mineral langka, upaya investasi teknologi hingga pasar domestik yang besar inilah amunisi China dalam menghadapi perang dagang dengan AS.