Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menggratiskan semua moda transportasi umum yang dikelola Pemprov Jakarta pada 31 Desember 2025 untuk merayakan tahun baru.
Pramono Anung mengatakan nilai rencana penerbitan obligasi Jakarta bertambah menjadi Rp 5,2 triliun yang akan digunakan untuk membiayai proyek LRT dan RS.