Kasus HIV meningkat di Jawa Timur, terutama Surabaya. Pentingnya layanan kesehatan, dukungan keluarga, dan komunitas untuk pencegahan dan penanganan HIV/AIDS.
KAEF memangkas kerugian pada triwulan III-2025 sebesar Rp 316,7 miliar menjadi Rp 234,1 miliar dibandingkan dengan triwulan III-2024 sebesar Rp 550,8 miliar.