Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui kenaikan harga minyak dunia akibat perang Amerika Serikat (AS) dan Iran menjadi tekanan ekonomi Indonesia.
Harga minyak dunia turun, namun ekonom menyatakan harga BBM nonsubsidi di Indonesia tidak otomatis ikut turun. Berbagai faktor memengaruhi harga jual di SPBU.
AS tegaskan blokade Iran bisa berlangsung tanpa batas waktu, sementara Wakil Presiden Vance mengungkap prioritas utama Washington kini bukan lagi nuklir Iran.
Harga minyak dunia naik signifikan akibat konflik AS-Iran di Selat Hormuz. Brent naik 3,7% dan WTI 3,8%. AS melancarkan serangan balasan terhadap Iran.