Nilai tukar rupiah melemah setelah peringatan MSCI, mencapai Rp 16.837. IHSG juga tertekan, namun reformasi pasar modal dapat dukung pemulihan jangka panjang.
Nilai tukar rupiah diperkirakan melemah pada Rabu (18/2) akibat minimnya likuiditas. Analis menyebut sentimen global dan defisit anggaran turut mempengaruhi.