Otoritas kesehatan Afrika Selatan melaporkan pada hari Kamis hubungan sebab akibat antara kematian seseorang dan vaksin COVID-19 Johnson & Johnson (J&J).
Bedak bayi Johnson & Johnson ramai disorot terkait kemungkinan kontaminasi abses picu kanker. Perusahaan kini menyetop produksi bedak tersebut secara global.