Bursa saham dalam negeri sulit mencapai posisi penguatan yang signifikan dan cenderung bergerak variatif. Sejumlah sentimen negatif masih akan mengganggu IHSG.
IHSG bergerak cukup liar di akhir pekan ini, dan sempat menembus teritori negatif. IHSG akhirnya ditutup menguat pada akhir pekan ini berkat saham-saham pertambangan dan agribisnis.
Saya kurang paham tentang pengenaan BPHTB dalam proses pembelian properti. Sebagai pembeli saya sudah dikenakan Pajak atas penjual, akan tetapi saya juga dikenakan BPHTB.
Penawaran umum perdana saham PT Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart) berlangsung tanpa kehadiran joki-joki IPO yang biasanya padat memenuhi areal penawaran.
IHSG akhirnya ditutup melemah tipis, setelah pada perdagangan awal tahun mencatat penguatan signifikan. Investor memilih aksi ambil untung sejenak yang menyebabkan IHSG turun naik secara fluktuatif.
Transaksi tutup sendiri saham CPRO membantu nilai transaki saham di BEI. Tanpa transaksi tutup sendiri CPRO, nilai perdagangan sangat kecil hanya Rp 445 miliar.
IHSG ditutup hanya melemah tipis ditengah melemahnya bursa-bursa regional. Pelemahan IHSG lebih lanjut tertahan oleh penguatan 3 saham yakni PGN, BUMI dan ISAT.
IHSG diprediksi akan flat karena banyak pelaku pasar lebih banyak wait and see. Transaksi saham pun masih akan tipis karena pelaku pasar sudah bersiap libur Natal dan Tahun Baru.