"Soal pro-kontra, memang begitulah realitasnya. Mas Prabowo sudah mengambil pilihan. Masing-masing pendukungnya tentu berhak mengambil sikap," kata Dradjad.
Prabowo dipuji banyak pihak usai pertemuannya dengan Jokowi di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Meski begitu, tak sedikit pula yang mengkritik.
Persaudaraan Alumni (PA) 212 menyatakan tidak lagi bersama Prabowo Subianto pasca-pertemuan Ketum Gerindra itu dengan Presiden Jokowi. Apa kata Gerindra?