Pernyataan perdananya itu disebut ditulis oleh Bashar al-Assad dan dirilis di saluran Telegram kepresidenan Suriah pada Senin (16/12/2024) waktu setempat.
Kemlu saat ini terus berupaya mengevakuasi WNI yang berada di Suriah. Termasuk, Kemlu masih mencari data WNI yang kemungkinan bergabung dengan kelompok HTS.
Suriah diserang kelompok pemberontak untuk menggulingkan Presiden Bashar al-Assad. Sejumlah negara menyerukan warga negaranya untuk meninggalkan Suriah.