Pemuda Madiun, Femas Yani, yang kabur di Korea Selatan terdeteksi di Masjid Ansan. Pencarian terus dilakukan, dampak pelariannya merugikan rombongan tur.
Polemik pertanggungjawaban keluarga Femas Yani Arianto muncul setelah kasus open trip di Korea. CEO Berani Backpacker menjelaskan dasar hukum terkait sponsor.
Sekitar 1.500 tahun yang lalu, seluruh anggota keluarga dikorbankan untuk menghormati keluarga kerajaan setempat di wilayah yang kini menjadi Korea Selatan