Danantara tertarik menjalin kerja sama dengan Pemerintah Korea Selatan (Korsel) dalam bidang industri media dan hiburan, termasuk film dan industri musik K-Pop.
Megawati menekankan pentingnya kehati-hatian dalam pemberian gelar pahlawan, merujuk pada perjuangannya terkait ayahnya, Sukarno, dan nilai kemanusiaan.
Pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau dikenal dengan Haji Isam mengikuti rapat koordinasi dengan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).
Dana hingga US$ 50 miliar siap masuk pasar modal Indonesia jika likuiditas teratasi. Investor global tertarik, namun likuiditas masih rendah dibanding India.