Di tengah labilnya pasar global, rupiah akan mengandalkan sentimen BI Rate untuk bertahan agar tidak terlampau jatuh terseret pelemahan mata uang regional.
Rupiah masih mengikuti pelemahan mata uang regional. Pelaku pasar juga tengah mengantisipasi keputusan Bank Indonesia dalam rapat dewan gubernur pada 4 September 2008.
Pergerakan rupiah diprediksi tetap dalam kisaran yang aman karena pelaku pasar mulai mengantisipasi rapat dewan gubernur BI setelah inflasi Agustus yang turun menjadi 0,51%.
Kenaikan inflasi akibat harga pangan membuat Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan suku bunga acuan BI Rate sebesar 25 basis poin dari sebelumnya 8,75 persen menjadi 9 persen.
Faktor inflasi yang tinggi akan memaksa Bank Indonesia (BI) untuk menaikkan suku bunga acuan BI Rate. BI diminta untuk tidak menaikkan bunga terlalu drastis, kenaikan 25 basis poin saja sudah cukup
Posisi rupiah yang mengkilap di awal pekan ini menumbuhkan kepercayaan pelaku pasar. Tapi, berlanjut atau tidaknya penguatan rupiah tergantung arah bunga BI Rate dan the Fed.