Tak ada logika yang mendasari jalan cerita film ini, dan skenario tulisan Jujur Prananto begitu acakadutnya. Kalaupun ada hal yang masih bisa dinikmati dari film ini, itu lantaran hasil jerih payah dari Padri Nadeak (’Mika’, ’Cinta/Mati’) sang penata kamera yang berhasil, untuk pertama kalinya, membuat film garapan Fajar Nugros jadi terlihat sinematis.
Mungkin banyak sekali pertanyaan yang muncul dalam benak Anda ketika melihat sosok pemain utama dalam film ini. Dia digambarkan sebagai 'preman' kampung yang ndeso, tetapi memiliki fisik layaknya model catwalk fashion show di Milan.
Liburan ke daerah Kaliurang di Yogyakarta, jangan lupa mampir ke Museum Ullen Sentalu. Terletak di kaki Gunung Merapi, museum tersebut menyimpan berbagai koleksi budaya Jawa dari zaman Mataram kuno yang mengagumkan.