"Saya malu jadi orang Italia! Saya akan pindah kewarganegaraan saja!" Pernah suatu kali kata-kata ini dilontarkan Aurelio De Laurentiis, sang pemilik klub Napoli, saat menghadiri undian jadwal Serie A musim 2011/2012.
Bahkan bagi sebuah negeri sepakbola seperti Brasil, Piala Dunia yang menghabiskan ratusan juta dolar hanya untuk sebuah stadion pun membuat marah warganya. Untuk apa dan siapa Piala Dunia?
Sehari jelang pertandingan melawan tuan rumah Indonesia, timnas Belanda masih sempat melakoni beberapa kegiatan santai. Namun, kata "santai" diharapkan tidak ada pada saat pertandingan, Jumat (7/6/2013) malam WIB.
Chelsea di bawah kepemilikan Roman Abramovich adalah sebuah anomali. Sebuah kisah akan segala sesuatu yang serba berlebihan. Kesadaran akan sebuah agenda yang segera tetapi keuntungannya mungkin baru akan terasakan puluhan tahun kedepan.
Harapan suporter Chelsea menyaksikan penampilan Frank Lampard musim depan tampaknya akan terwujud. The Blues dikabarkan akan memberikan perpanjangan kontrak setahun kepada gelandang serang The Three Lions tersebut. Kontrak baru itu akan diberikan kepada Lampard setelah Jose Mourinho kembali ke klub London tersebut.
Match-fixing atau pengaturan pertandingan adalah sesuatu yang ada, sesuatu yang benar keberadaannya di dalam sepakbola. Seperti halnya penyakit, match-fixing pun berubah menjadi sesuatu yang mewabah.
Setelah melewati sejumlah pertandingan tanpa kemenangan, Portugal akhirnya bisa kembali mengalahkan lawan, usai menundukkan Azerbaijan lewat dua gol di paruh kedua laga antara kedua tim.
FIFA memastikan bahwa mereka mendapatkan surat protes dari Kosta Rika karena dipaksa bertanding untuk kualifikasi Piala Dunia di Amerika Serikat saat badai salju.
Besok malam Luis Felipe Scolari akan kembali ke stadion yang pernah jadi tempat kerjanya: Stamford Bridge. Ia tak merasa gagal membesut The Blues, juga tak menyesal pernah ada di sana.