Setelah Anas Urbaningrum dan Edi Baskoro resmi terpilih sebagai Ketua Umum dan Sekjen Partai Demokrat, yang dijuluki Duet Maut. Maka, untuk posisi Ketua Fraksi PD DPR, yang ditinggalkan Anas, juga harus dari figur yang bisa mencerminkan Trio Maut Demokrat.
Setelah terpilih menjadi ketua umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum langsung melakukan gerakan untuk menyesuaikan gerak partai yang makin gesit dan efektif. Salah satunya dengan melakukan restruksturisasi di tubuh Fraksi Partai Demokrat DPR.
Banyak kejadian janggal pada kasus pembobolan brankas berisi perhiasan senilai Rp 1 miliar milik pengusaha Garmen di Gayungsari Barat X/1. Kejanggalannya, empat pelaku masuk ke dalam rumah tersebut, tanpa melukai Badriyah, pembantu korban.
Dalam sehari, terjadi pembobolan rumah sebanyak tiga kali. Setelah rumah Kabid Dokkes Polda Kalsel dan PNS Pemprov Jatim, kali ini pelaku mengobok-obok rumah pengusaha garmen dan menggasak perhiasan Rp 1 miliar.
Dua pimpinan KPK Bibit dan Chandra sangat yakin kasus yang dituduhkan kepada mereka hanya rekayasa. Keduanya mengaku tak masalah ke persidangan. Namun, kalau dipaksakan, mereka khawatir persidangan mereka akan melahirkan peradilan sesat.
Dua pimpinan KPK Bibit S Rianto dan Chandra M Hamzah membantah tuduhan yang diskenariokan dalam kronologi penyuapan pimpinan KPK yang dibuat Anggodo Widjojo. Sejumlah bukti ditunjukkan Tim Pembela Bibit-Chandra.
Sidang Anggodo kali ini menyedot perhatian masyarakat karena Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah tampil sebagai saksi. Mantan pimpinan KPK Tumpak H Panggabean dan Erry Riyana menyempatkan diri untuk hadir.
Majelis banding memerintahkan Kejaksaan Agung untuk melanjutkan proses penuntutan terhadap Bibit Samad Rianto dan Chandra Hamzah. Meski masih ada upaya lain, tim pengacara sudah bersiap jika harus ke persidangan.