Rezim Libya menolak mentah-mentah seruan dari KTT G8 yang menyerukan Muammar Khadafi untuk mundur. Libya hanya akan menerima inisiatif untuk menyelesaikan krisis tersebut dari Perserikatan Afrika.
Istri pemimpin Libya Muammar Khadafi masih menyimpan kemarahan atas serangan NATO yang menewaskan putra bungsunya, Seif al-Arab. Sofia Kadhafi menuduh NATO telah melakukan kejahatan perang.
NATO terus melancarkan serangan udara atas Libya. Pemerintah Libya pun kembali menawarkan gencatan senjata. Namun Libya tetap menolak pengunduran diri Muammar Khadafi.
Pesawat-pesawat tempur NATO terus melancarkan serangan udara di Tripoli, ibukota Libya. Target yang dibombardir termasuk fasilitas telekomunikasi negara dan kediaman Muammar Khadafi di distrik Bab Al-Aziziya.