Kapal kemanusiaan ini akan membawa 500 ton beras dan 500 ton sisanya terdiri dari air minum wakaf, pangan, selimut, dan kebutuhan logistik para korban bencana.
Gubernur Jawa Barat kembali merilis tingkat kepatuhan penerapan Protokol Kesehatan Senin (25/01/21). Salah satunya menempatkan Kota Tasikmalaya yang tak patuh.
Rentetan bencana alam yang terus berulang dan pandemi COVID-19 merupakan panggilan pada semua orang untuk peduli akan urgensi memulihkan keseimbangan ekosistem.
TNI AD mengerahkan 3 kapal yang mengangkut personel, logistik, peralatan RS Lapangan, serta alat berat guna membantu korban bencana alam di Kalsel dan Sulbar.