detikNews TNI Bantah OPM: Kami Gunakan Mortir di Papua, Bukan Rudal TNI membantah pernyataan Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang menyebut penggunaan rudal. Selasa, 21 Nov 2017 10:22 WIB
detikNews Begini Kondisi Tempat Warga yang Dievakuasi dari Serangan KKB Warga asli Papua yang dievakuasi dari Kampung Kimbeli, Banti 1 dan Banti 2 dan Desa Opitawak yaitu sebanyak 806 orang. Selasa, 21 Nov 2017 09:24 WIB
detikNews OPM Sebut 2 Anggotanya Tewas karena Dirudal TNI Juru bicara Tentara Nasional Pembebasan Papua Barat/Organisasi Papua Merdeka (TNPPB/OPM) Sebby Sambom membenarkan dua anggotanya tewas. Senin, 20 Nov 2017 23:30 WIB
detikNews OPM Bantah Rampas Harta Benda Warga Banti dan Kimbely Tentara Nasional Pembebasan Papua Barat/Organisasi Papua Merdeka (TNPPB/OPM) tak mengingkari perannya melarang warga Banti dan Kimbely keluar dari desa. Senin, 20 Nov 2017 22:29 WIB
detikNews Operasi Opini Disebut Bukan untuk Batasi Informasi soal Papua Menkominfo Rudiantara mengatakan Operasi Opini bukan untuk menyaring informasi terkait kondisi di Papua. Lalu, apa tujuannya? Senin, 20 Nov 2017 18:52 WIB
detikNews Polisi Antisipasi Isu Bersatunya KKB di Papua Kapolda Papua Irjen Boy Rafli Amar menerangkan jumlah anggota KKB yang sedang dikejar aparat saat ini sekitar 30 orang. Senin, 20 Nov 2017 17:00 WIB
detikNews Sudah 1.148 Warga yang Disandera di Papua Dievakuasi TNI-Polri Proses evakuasi berlangsung sejak pukul 13.25 WIT dan rombongan warga telah tiba di Tembagapura dengan selamat. Senin, 20 Nov 2017 16:35 WIB
detikNews Warga Bakar Jasad 2 Anggota KKB yang Ditemukan Tewas di Papua Warga setempat memiliki kepercayaan jasad korban perang membawa sial. Warga pun memilih membakar 2 jasad yang diduga anggota KKB tersebut. Senin, 20 Nov 2017 15:46 WIB
detikNews Lima Warga Rembang Ikut Jadi Korban Penyanderaan di Papua Lima warga Rembang ikut jadi korban penyanderaan di Papua. Semua korban penyanderaan selamat. Saat ini tengah diupayakan pemulangannya. Senin, 20 Nov 2017 15:39 WIB
detikNews Kapolri: Yang Ganggu Keberagaman dan Kebinekaan, Pukul! Tito menilai ada kewajiban yang harus dipenuhi masyarakat agar demokrasi itu berjalan tetap aman dan damai. Senin, 20 Nov 2017 14:19 WIB