Keenam korban tersebut dilaporkan selamat meski seorang di antaranya segera dilarikan ke puskesmas setelah menderita gejala hipotermia dan muntah-muntah.
PMI Kota Surabaya mengaku stok plasma darah plasma konvalesen dari pendonor mantan pasien positif COVID-19 menipis. Itu karena PMI kesulitan mencari pendonor.