Penurunan harga BBM dan juga pencabutan tarif daya maksimum listrik untuk industri sesuai dengan harapan pengusaha. Pengusaha berharap kebijakan ini bukan sekedar komoditas politik.
2009 ditandai dengan rasa optimis pemerintah terhadap perekonomian. Pemerintah mengeluarkan Asumsi Makro seperti ditetapkannya angka Pertumbuhan Ekonomi yang dipatok sebesar 6,0 persen.
Bursa saham dalam negeri sulit mencapai posisi penguatan yang signifikan dan cenderung bergerak variatif. Sejumlah sentimen negatif masih akan mengganggu IHSG.
Saham-saham di Wall Street kembali berjatuhan menembus rekor terendahnya dalam satu bulan terakhir. Demikian pula harga minyak yang juga merosot ke level US$ 42 per barel.
Kewaspadaan mewarnai lembaran baru tahun 2009. Tahukah Anda bahwa bisnis makanan Indonesia paling memiliki prospek cerah? Jika bisnis ini yang ingin Anda rintis, segeralah bergabung disini!
Tanggung jawab pemimpin terpilih setelah Pemilu 2009 nanti nampaknya akan semakin berat. Rupanya 2009 ini merupakan tahun "kemiskinan" Indonesia. Ancaman PHK sebentar lagi akan menggejala.
2009 menjadi tahun yang mencemaskan sekaligus tahun yang penuh harapan. Mencemaskan karena memang kita memasuki tahun ini dengan badai krisis ekonomi yang belum juga mampu kita lalui.
Pemerintah menetapkan 7 prioritas untuk perekonomian RI di tahun 2009. Mulai dari penanganan pengangguran hingga upaya mempertahankan pertumbuhan ekonomi yang diperkirakan hanya sekitar 4,5% di tahun 2009.