Krisis finansial global diperkirakan menekan perekonomian Indonesia selama triwulan IV-2008. Namun diyakini perekonomian RI masih bisa tumbuh 6,1-6.5% selama triwulan IV-2008.
Investasi dan pertumbuhan ekonomi terutama di sektor riil adalah penguatan fundamen. Jika fundamen perekonomian dalam negeri kuat terutama di sektor UKM maka kondisi ekonomi kita baik-baik saja.
Sistem keuangan internasional dalam Breton Woods telah melahirkan ketidakadilan. Defisit terus menimpa negara-negara miskin dan surplus keuangan terus ditarik ke negara maju.
Pada penutupan valas pukul 16.00 WIB, Senin (6/10/2008) rupiah ada di posisi 9.710 per dolar AS dan ditransaksikan di kisaran 9.500-9.700 per dolar AS.
Pada perdagangan valas pukul 08.00 WIB, Senin (6/10/2008) rupiah ada di posisi 9.485 per dolar AS dan ditransaksikan di kisaran 9.460-9.510 per dolar AS.
Asia sudah melewati krisis finansial terburuk 11 tahun silam. Krisis tersebut kini berulang di Amerika, dengan kondisi yang lebih buruk dan kompleks, serta dampak yang lebih luas.
Pasar valas awal pekan ini diprediksi tidak akan banyak berubah dari pekan lalu. Namun jika besaran inflasi Agustus 2008 yang akan diumumkan Badan Pusat Statistik (BPS) pada Senin siang lebih tinggi dari ekspektasi pasar,gerak rupiah bisa terpengaruh.