Korea Selatan dan Korea Utara kian memanas. Pemerintah Korsel pada Minggu(9/6) mengumumkan akan kembali memasang speaker anti propaganda Korut di perbatasan.
Dalam sebuah wawancara yang jarang terjadi di penjara, seorang janda pemimpin kelompok yang menyebut sebagai Negara Islam atau ISIS menceritakan kisah hidupnya.
Korea Selatan (Korsel) menyampaikan kemarahannya kepada Korea Utara (Korut) yang dituduh telah mengirimkan balon udara berisi berbagai benda, termasuk tinja.
Militer Korea Selatan (Korsel) menyatakan pihaknya melepaskan tembakan peringatan setelah beberapa tentara Korea Utara sempat melintasi perbatasan kedua negara.
Korea Utara mengirimkan ratusan balon berisi sampah ke Korea Selatan. Serangan balon sampah itu dibalas Korsel dengan mengirim balon berisi USB musik K-Pop.