Polda Metro Jaya masih menyelidiki kasus penipuan modus investasi trading kripto yang bikin korban merugi Rp 3 miliar. Polisi mengungkap ada tiga klaster.
PT Kimia Farma mencatat penurunan rugi bersih menjadi Rp 1,05 triliun di 2024 berkat transformasi bisnis dan efisiensi. Optimis pertumbuhan berlanjut di 2025.