Datang dengan status non-unggulan, Vita Marissa/Nadya Melati sukses menembus final ganda putri Indonesia Open Super Series 2011. Vita/Nadya sendiri tak menyangka mereka bisa melangkah sejauh ini.
Indonesia menempatkan satu wakilnya di final ganda putri Indonesia Open Super Series 2011. Vita Marissa/Nadya Melati melaju ke partai puncak usai menumbangkan ganda Jepang, Mizuki Fujii/Reika Kakiiwa.
Bila Jakarta punya kawasan Kota Tua, maka Xiamen mempunyai Pulau Gulangyu. Keduanya sama-sama menawarkan bangunan, arsitektur dan wisata sejarah masa lalu, saat koloni dan penjajahan Barat masih berlangsung.
Bila Jakarta punya kawasan Kota Tua, maka Xiamen mempunyai Pulau Gulangyu. Keduanya sama-sama menawarkan bangunan, arsitektur dan wisata sejarah masa lalu, saat koloni dan penjajahan Barat masih berlangsung.
Nasib berbeda dialami wakil Indonesia di dua nomor Indonesia Open Super Series 2011. Ganda putri Vita Marissa/Nadya Melati lolos ke semifinal. Sementara ganda campuran Fran Kurniawan/Pia Zebadiah terhenti langkahnya.
Satu tiket ke babak perempatfinal Indonesia Open Super Series 2011 didapat Markis Kido/Hendra Setiawan. Mereka sudah ditunggu unggulan teratas, Mathias Boe/Carsten Mogensen, di partai selanjutnya.
Ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, melangkah ke babak perempatfinal Indonesia Open Super Series. Unggulan keempat ini menaklukkan pasangan Jepang, Shoji Sato/Shizuka Matsuo.
Ganda campuran Tantowi Ahmad/Lilyana Natsir melewati hadangan pertama di Indonesia Open Super Series 2011. Tantowi/Lilyana menghabisi Lee Yong Dae/Ha Jung Eun.