Dalam sebuah diskusi dengan beberapa ekonom, ditarik kesimpulan mendasar bahwa persoalan ekonomi AS tetap tanpa penyelesaian. Kita pun kembali diingatkan pada hukum besi ekonomi.
Putra Muammar Khadafi, Saif Al-Islam patut merasa was-was atas nasibnya setelah ditangkap di Libya. Saif bisa saja dihukum mati setelah Libya menolak menyerahkannya ke Mahkamah Kejahatan Internasional (ICC).
Putra eks pemimpin Libya Kolonel Muammar Khadafi (alm), Seif al-Islam el Qadaffi pada Sabtu (19/11) ditangkap milisi. Putra Khadafi itu ditangkap bersama rombongan kecilnya
Libya mengalami krisis uang tunai akut yang terus memburuk, sementara sistem perbankannya harus dirombak total dengan bimbingan dari IMF dan Bank Dunia.
Putra mendiang Muammar Khadafi, Saif al Islam diduga kuat berada di Niger. Mahkamah Internasional mendesak pemerintah Niger menyerahkan Saif, namun suku nomaden pasang badan membela putra Khadafi itu.
Para pemimpin baru Libya akhirnya mengakui adanya pelanggaran HAM saat penangkapan Muammar Khadafi. Mereka pun berjanji akan mengadili para pembunuh mantan diktator Libya itu.
Saif al-Islam, putra tertua mantan penguasa Libya Muammar Khadafi dikabarkan akan menyerahkan diri ke Mahkamah Internasional, Den Haag. Saif merasa sudah tidak ada tempat aman lagi baginya untuk berlindung.