Sotong yang berubah warna, mahkluk mini yang raksasa dan sepasang monster bertangan delapan, semuanya menjadi kawan baru kami di dunia bawah laut Pulau Selayar.
Tak kuasa menolak tarikan gravitasi 'keindahan ', saya mulai menapaki tangga-tangga yang membawa saya turun ke pantai. Ditengah undakan tangga, ratusan kupu-kupu kuning menghadang laju saya, seolah mengajak bermain di pohon-pohon lavender ungu disisi kiri-kanan. Ratusan kupu-kupu kecil ini tampak menyatu dengan bunga-bunga lavender yang tumbuh liar.
Ora Beach, pantai yang luar biasa indah, dikelilingi tebing-tebing dan pemandangan yang mempesona. Bagi yang ingin bulan madu di 'pulau pribadi', pantai di Desa Saleman, utara Pulau Seram, Maluku, bisa jadi pilihan.
Untuk mencapai surga dunia tersebut, kami harus menyeberang ke Pelabuhan Amahay di Kota Masohi Pulau Seram dari Pelabuhan Tulehu di Kabupaten Maluku Tengah. Setelah itu kami kembali melanjutkan perjalanan ke Desa Saleman selama kurang lebih 2 jam. Mulai dari keramaian Kota Masohi hingga masuk ke dalam hutan. Lalu kami kembali berlayar dengan menggunakan perahu cepat selama 5 menit untuk mencapai Pantai Ora sekaligus penginapannya.
Terasa damai berada dalam surga laut Raja Ampat ini. Sangat jernih, sesak oleh penghuni laut, dan padatnya terumbu karang, membuatku tidak mau naik ke daratan lagi.