Polisi menemukan berbagai kejanggalan dalam kasus penculikan 7 pelajar Sukabumi. Salah satunya pengakuan Syamsiah, korban yang lolos, selalu berbeda-beda.
Acun, orangtua Syamsiah, gadis yang nyaris menjadi korban penculikan, mengaku tidak tahu motif peristiwa yang menimpa anaknya. Dia tidak punya musuh atau masalah dengan siapa pun.
Kepala dipancung? Hii.... Seram. Tapi itu tidak berlaku di Arab Saudi. Di negara penghasil minyak itu, pemancungan adalah salah satu praktik hukum Islam.
Maraknya kasus penculikan tidak hanya menyisakan trauma bagi keluarga korban. Raisah Ali, gadis cilik yang menjadi korban penculikan kini lebih pendiam.
Teror dan penculikan kerap dilakukan anggota aliran sesat saat merekrut korbannya. Meski berkedok agama, MUI menganggap tindakan itu sudah mengarah ke kriminal. Polisi harus tegas.