Puluhan mahasiswa Unair berbagai fakultas melakukan unjuk rasa di depan kantor rektorat. Mereka menuntut agar rektor segera menghapus iuran IKOMA (Ikatan Orangtua Mahasiswa), karena sangat membebani para mahasiswa.
"Ini efeknya cuma ke satu orang, bukan WNI secara umum. Kami keberatan bila disebut aksi kami penyebabnya," ujar Marzuki, Koordinator Pusat Komunikasi Daerah FSLDK-UI.
Pemerintah RI tidak akan mengirim nota keberatan atas penangkapan militer Mesir pada beberapa WNI. Mengantisipasi kejadian serupa, Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa pun mengingatkan kembali imbauan KBRI agar WNI menjauhi tempat unjuk rasa.
Meskipun 8 mahasiswa izin tinggalnya kadaluarsa, namun tidak ada yang ditahan. Pemeriksaan oleh aparat Mesir adalah tindakan normatif, bagian dari patroli negara dalam keadaan genting.
Situasi Mesir yang semakin panas membuat sebagian warga negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Mesir enggan kembali lagi. Beberapa di antaranya kapok dan lebih memilih tinggal di Tanah Air.
Rusuh di Mesir telah reda. Aktivitas pertokoan dan pasar mulai kembali normal. Namun unjuk rasa masih berlanjut. assa memusatkan diri di Tahrir Square.
Mahasiswa Indonesia asal Sumatra Selatan yang belajar di Mesir dipastikan tetap aman menyusul terjadinya aksi unjuk rasa selama sepekan ini. Mereka menempati sebuah bangunan bernama Rumah Limas, asrama mahasiswa Sumsel di Kairo.
Pesawat yang akan mengevakuasi warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Mesir segera diberangkatkan. Tim evakuasi akan terbang ke negara yang sedang dilanda demonstrasi besar-besaran itu malam ini.