Meskipun tidak populer, namun pemerintah diharapkan melakukan intervensi di pasar tenaga kerja agar persoalan pengangguran terbuka yang semakin membengkak.
Kementerian ESDM memangkas target investasi di sektor ESDM untuk 2018 dari sebelumnya US$ 50,9 miliar menjadi US$ 37,2 miliar atau sekitar Rp 502 triliun.