Di ruas jalan Panglima Polim V ada dua rumah makan pilihan untuk mencicipi masakan Minahasa. Keduanya mempunyai sajian yang sama. Juga mutunya kurang-lebih sama. Beti-lah! Beda-beda tipis. Kita coba salah satunya dulu, ya?
'Vampires Suck' memplesetkan dua sekuel pertama dari empat seri Twilight Saga, 'Twilight' dan 'Eclipse'. Film ini menampilkan dirinya sebagai komedi slapstick yang kasar.
Untuk pertama kalinya band White Shoes & the Couples Company pentas di negara Singapura. Meeka pun sukses menghadirkan suasana Indonesia tempo dulu di negara Singa tersebut.
Para pegiat parkour terampil memanjat dan melompati bangunan dan rintangan lain tanpa alat bantu. Mereka bergerak lincah bak seekor kucing. Perilaku dan gerakan hewan ini menjadi sumber ilham mereka.
Toko kue bahuela ini memang sudah ngetop sejak jaman Belanda. Penggunaan bahan-bahan alami membuat tekstur tartnya agak kasar tidak seperti kue lainnya yang lembut. Selain aneka tart ada pula berbagai roti manis dan kue kering yang tak kalah nyummy!
Bagi para penggemar reptil yang tergabung dalam Komunitas Reptil Bandung (KRB), reptil tak ubahnya seperti peliharaan-peliharaan lain. Mau tahu cara mereka menaklukan hewan-hewan reptil?
Seiring majunya zaman, bahan baku pembuat keset kian bermacam-macam. Mulai dari kain, plastik, karet hingga bahan sintetis lainnya. Namun keset dari bahan tradisional, sabut kelapa tetap digemari.
"Wow, dahsyat!" teriak Agung Sepung yang matanya tak berkedip ketika menyaksikan wedang kopi pesanannya dicemplungin batu arang yang membara.Mau mencoba? Mampir yuk ke warung 'Wedangan Hik Solo' Kang Mangun.
Meskipun sudah pernah mabuk durian monthong, tapi durian Medan selalu saja bikin rindu dendam. Di rumah ini durian Medan yang lembek atau yang agak keras, dengan warna abu-abu hingga kuning bisa dicicipi. Dagingnya yang basah-basah lengket, dengan rasa manis yang tak terlalu kuat plus tonjokan kuat rasa pahit memang bikin mabuk kepayang!