Nilai tukar dolar AS anjlok sangat dalam terhadap rupiah pekan lalu. Hal ini membuat banyak tempat penukaran valuta asing (valas) alias money changer diserbu penukar.
Ada yang diduga memanipulasi nilai rupiah terhadap dolar AS. Manipulator rupiah bekerja seperti pengatur skor pertandingan sepak bola. Begini cara kerja mereka.
Pekan lalu mata uang rupiah bergerak secara mengejutkan terhadap dolar AS. Sempat terpuruk ke posisi Rp 14.400, rupiah kemudian naik Rp 13.400 per dollar AS.
Rupiah naik signifikan ke Rp 13.300. Untuk investor di sektor keuangan, disambut positif karena memang investasi jangka pendek, kalangan usaha di sektor riil, ingin stabilitas.
Setelah kemarin sempat mendekati Rp 14.000, nilai tukar dolar AS hari ini anjlok terhadap rupiah. Mata uang Paman Sam itu pagi ini sempat menyentuh Rp 13.400.