Kawasan ibu kota Jakarta menjadi salah satu lokasi incaran para pengembang properti untuk menjajaki bisnis mereka. Pasar properti Jakarta dinilai sangat menjanjikan.
IHSG diperkirakan masih akan terkena koreksi karena posisinya yang masih jenuh beli. Investor asing diprediksi masih berburu saham, diimbangi aksi jual investor domestik.
Pemerintah Australia tengah meninjau undang-undang dan hukum mengenai investasi asing dalam sektor properti. Hal ini dilakukan di tengah besarnya nilai investasi asal China yang mencapai hampir 6 miliar dollar (Rp 68 triliun).
Pada perdagangan awal pekan ini, peluang penguatan akibat euporia pencapresan Jokowi akan dibayangi aksi profit taking menyusul reaksi pemodal yang lebih rasional.