52 Jaksa dinyatakan lolos menjadi calon kepala kejaksaan negeri (Kajari). Mereka akan menempati kursi Kajari di 40 wilayah yang sebelumnya dinilai gagal memenuhi target pemberantasan korupsi.
Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara (Sumut) Taroni Hia, dijebloskan ke tahanan karena diduga melakukan korupsi anggaran Ujian Nasional senilai Rp 1,5 miliar.
Diduga tilep dana kompensasi tanah SDN Tanah Kali Kedinding I untuk akses jalan proyek Jembatan Suramadu, mantan Lurah Tanah Kali Kedinding, Eko Subiyakto di Medaengkan.
Menjadi seorang kepala kejaksaan negeri (Kajari) tak semudah dulu lagi. Selain pangkat harus sudah mencukupi, setiap calon Kajari harus menyusun sebuah karya tulis.
Usulan pembubaran KPK oleh anggota FPD Ahmad Fauzi tidak mempengaruhi kinerja Kejaksaan Agung. Ada atau tidaknya usulan tersebut, Kejagung akan terus berbenah memperbaiki diri.
Wisnu Baroto ditunjuk menjadi kepala sub direktorat tindak pidana ekonomi pada direktur penyidikan jampidsus. Wisnu menggantikan Jaksa Urip yang ditahan KPK sejak 2 Maret 2008.