Militer Mesir kembali melakukan kekerasan terhadap warganya hingga korban berjatuhan tak sedikit. Pemerintah Indonesia harus turut bersikap tegas terhadap pelanggaran HAM yang terjadi di negeri piramida tersebut.
Indonesia menyesalkan aksi represif pihak keamanan di Mesir dan berakibat pertumpahan darah dari ratusan demonstran loyalis Presiden yang digulingkan Mohamed Morsi.
"Akan menjadi sangat sulit untuk meneruskan tanggungjawab sebuah keputusan yang tidak saya setujui dan konsekwensi yang saya takuti," kata ElBaradei seperti dilansir AFP, Kamis (15/8/2013).
Pemerintah Mesir mengumumkan status darurat nasional. Sementara jubir Ikhwanul Muslimin (IM) Gehad El Haddad menyebutkan korban tewas akibat kekerasan militer Mesir mencapai 2.000 orang.
Otoritas Mesir melancarkan operasi membubarkan demonstran pendukung presiden terguling Mohammed Morsi. Bahkan menurut kelompok Ikhwanul Muslimin, operasi yang dilancarkan hari ini telah merenggut ratusan jiwa.
Keamanan Mesir kembali melakukan operasi pembersihan terhadap para pendukung Mohammed Morsi yang menggelar aksi unjuk rasa sejak beberapa pekan lalu. Lebih dari 36 orang tewas akibat serangan brutal itu.
Sesuai janjinya, otoritas Mesir benar-benar melancarkan operasi untuk membubarkan para demonstran pro-Mohamed Morsi. Bahkan menurut kelompok Ikhwanul Muslimin, operasi ini telah merenggut sekitar 250 nyawa.
Kelompok Ikhwanul Muslimin menyerukan warga Mesir untuk turun ke jalan-jalan. Seruan ini dilontarkan setelah 17 orang tewas dalam operasi polisi untuk membubarkan para demonstran pro-Morsi.