Pendapatan luar biasa, terutama dari bantuan perang untuk Rusia, memperkukuh kuasa diktator Kim Jong Un. Dan cuma segelintir yang menikmati kemakmuran.
AS masih tak tertandingi dalam aspek kekuatan militer global. Namun, blokade Iran di Selat Hormuz memunculkan pertanyaan peran AS sebagai pelindung perdagangan.
Perang telah memperparah krisis ekonomi Iran dan menimbulkan kekhawatiran bahwa jutaan keluarga kelas menengah kini semakin dekat dengan garis kemiskinan.
Donald Trump mengancam akan memutus perdagangan dengan Spanyol. Ia marah karena Spanyol melarang pesawat AS menggunakan pangkalan militernya untuk serang Iran.
Warner menyebut wajib pajak AS menanggung biaya perang US$ 100 miliar (Rp 1.763 triliun), yang terus bertambah US$ 1 juta (Rp 17,6 miliar) setiap dua menit.