Klaim ini disampaikan saat terjadi lonjakan kasus dan kematian akibat Corona di Brasil, yang oleh banyak pakar disebut sebagai kemunculan gelombang kedua.
Kematian harian akibat COVID-19 di Amerika Serikat (AS) melampaui 2.000 untuk pertama kalinya sejak Mei. Selain itu, rumah sakit di seluruh AS sudah penuh.
Kolaborasi ini tak hanya meningkatkan interaksi dengan pelanggan, tapi juga menyediakan teknologi event broker untuk mendukung penyediaan real-time data flow.