Untuk menjalani satu musim balap di ajang Formula 1, satu tim membutuhkan biaya yang sangat tinggi. Total operasional dana 10 tim musim lalu saja diperkirakan mencapai hampir 2,6 miliar euro atau setara Rp 38 triliun.
Pebalap Ferrari Sebastian Vettel mengklaim bahwa dominasi Lewis Hamilton dan Mercedes dalam dua musim terakhir sudah menjauhkan para penggemar dari F1.
Menpora Imam Nahrawi mengisyaratkan dirinya tetap ingin negara mendukung langsung secara materil kepada Rio Haryanto. Menurutnya, program Rio tergolong yang prioritas.
Setelah Sandiaga Uno, pengusaha lain Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani, juga ikut tergerak membantu Rio Haryanto agar bisa membalap di Formula 1 musim ini. Rosan mengaku akan mengajak serta rekan-rekannya.
Hingga kini tak banyak informasi yang dipublikasikan tim Manor Racing melalui website maupun media sosial mereka, termasuk soal kans pebalap Indonesia yang mereka bidik, Rio Haryanto.
Rio Haryanto disebut beberapa media Inggris makin dekat untuk menjadi pebalap Manor musim depan setelah salah satu pesaingnya, Will Stevens, mengundurkan diri.
Perekrutan pay driver sesungguhnya sudah lama menjadi sebuah model bisnis dalam kejuaraan balapan mobil Formula 1. Tarif untuk Rio Haryanto pun dianggap tak mahal.
Tak cuma di Indonesia saja, dukungan terhadap Rio Haryanto yang ingin melangkahkan kakinya ke ajang balap Formula 1 ternyata juga datang dari mancanegara.