detikNews Rp 13,9 T di Jakarta Disorot Jokowi, Bagaimana Serapan Anggaran DKI? Data per 29 Juli 2016. Pengeluaran belanja DKI sebesar 33 persen atau Rp 19,8 triliun. Jumat, 05 Agu 2016 03:17 WIB
detikNews Rp 13,9 T Masih Mengendap di Bank, Ahok: Sekarang Sudah Rp 11 T Ahok menyatakan, nominal APBD 2016 yang tersisa saat ini sudah berkurang dari Rp 13,9 triliun menjadi Rp 11 triliun. Kamis, 04 Agu 2016 21:38 WIB
detikNews Heru Budi Hartono: Pak Jokowi Tak Salah Soal Uang Rp 13,9 T di Bank Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DKI Heru Budi Hartono menjelaskan soal data yang dikemukakan Jokowi itu. Kamis, 04 Agu 2016 20:14 WIB
detikNews Ahok Perintah Heru Jelaskan ke Sri Mulyani Soal Teguran Jokowi Ahok langsung perintahkan Heru untuk menjelaskan dana Rp 13,9 T yang masih tersimpan di bank ke Sri Mulyani. Kamis, 04 Agu 2016 18:19 WIB
detikNews Heru: Boleh Saja Ahok Pilih Cawagub Lain Heru Budi Hartono sendiri mengibaratkan rencana pasangan cagub-cawagub dengan Ahok seperti sejoli yang menjalani fase pacaran. Kamis, 04 Agu 2016 17:28 WIB
detikNews Heru: Banyak Kandidat Cawagub untuk Ahok yang Lebih Baik daripada Saya Heru adalah PNS yang menjabat Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Dia mengaku tak berpikir perihal politik. Kamis, 04 Agu 2016 16:53 WIB
detikNews Soal Nama Cawagub di Pilgub DKI, Ahok Tunggu Sikap PDIP Meski saat ini PDIP sudah memasuki finalisasi cagub DKI, namun sejumlah parpol sudah mulai mengajak bicara PDIP untuk berkoalisi. Kamis, 04 Agu 2016 15:40 WIB
detikNews Bedah 3 Skenario PDIP di Pilgub DKI PDIP menyiapkan 3 skenario menghadapi Pilgub DKI 2017. Skenario mana yang akan digunakan? Kamis, 04 Agu 2016 13:10 WIB
detikNews Soal Cawagub, Ahok: Nasdem-Hanura-Golkar Lebih Suka Heru Kandidat cagub DKI Ahok belum juga memastikan siapa yang akan jadi calon wakil gubernur pendampingnya. Namun cenderung mengarah ke Heru. Rabu, 03 Agu 2016 13:46 WIB
detikNews Pilihan Ahok dan Kemenangan Partai Politik Ahok berubah haluan; dari semula memilih jalur independen menjadi maju Pilkada DKI lewat partai politik. Ada yang menganggap wajar, tak sedikit warga kecewa. Selasa, 02 Agu 2016 19:10 WIB