Pertamina mengembangkan kilang hijau di Cilacap untuk mendukung kemandirian energi dan mengurangi emisi karbon. Inovasi ramah lingkungan jadi fokus utama.
Pertamina melalui Green Refinery di Cilacap memproduksi sustainable aviation fuel yang ramah lingkungan, dengan komposisi lebih tinggi dari standar Singapura.
PT Kilang Pertamina Internasional berinovasi dengan memproduksi sustainable aviation fuel (SAF) ramah lingkungan, menggunakan campuran minyak jelantah 3%.
Kilang Pertamina Cilacap memproduksi avtur tertinggi di Indonesia, mencapai 18,44 juta barel per tahun. Pertamina juga kembangkan bioavtur untuk kurangi emisi.
Pertamina meluncurkan inisiatif green refinery di Cilacap untuk produksi bahan bakar ramah lingkungan, HVO dan SAF, demi ketahanan energi berkelanjutan.