Sate biasanya dijajakan menggunakan gerobak, warung tenda hingga restoran. Hidangan yang dibakar ini cenderung banyak mengandung protein hewani. Meski begitu ternyata proses pembuatan sate belum tentu menyehatkan.
Seporsi sate umumnya berisi 10 tusuk, baik sate ayam ataupun sate kambing. Untuk pilihan pendampingnya bisa dipilih sesuai selera bisa nasi atau lontong. Satenya disajikan dengan saus kacang dan kecap manis.
Mampir ke warung sate kambing Solo biasanya tak lengkap tanpa lauk lainnya. Tengkleng, tongseng dan gule merupakan lauk sedap yang wajib dipesan. Dibuat dari tulang-tulang kambing, bumbunya komplet dan rasanya sedap.
Penggemar sate pasti pernah mencicipi sate khas kota Tegal ini. Tiap tusuk sate berisi daging kambing dengan selingan lemak, hati dan ginjal. Tekstur kenyal dagingnya jadi makin enak karena disajikan dengan saus kecap manis.
Keong atau tutut (Viviparidae Bellamyinae) tergolong hewan moluska atau hewan yang bertubuh lunak. Hewan ini juga mengandung lendir dan menjijikan bagi sebagian orang. Ternyata setelah diolah jadi sate, rasanya enak!
Daging ayam juga sering dijadikan bahan utama membuat sate. Biasanya daging ayam di potong-potong dadu dan diolesi kecap manis. Dibakar dan disajikan dengan saus kacang.
Kekasih sedang ngambek? Hibur saja pasangan Anda dengan hidangan mie ayam ini. Rasanya tentu saja gurih enak. Sedikit kental kuahnya dan makin sedap dimakan selagi hangat. Simak resepnya berikut.
Paling nikmat makan siang dengan menu sederhana gaya rumahan. Di resto bergaya warung ini beragam sajian gaya rumahan Jawa ditawarkan. Mau sup buntut, gado-gado, atau sayur bening dengan lauk ikan selar goreng dan sambal!