detikFinance BI Seleksi 20 Calon Bankir BUMN Bank Indonesia saat ini tengah memroses sekitar 20 nama yang akan menjadi direksi dan komisaris sejumlah bank BUMN. Rabu, 14 Des 2005 17:19 WIB
detikFinance Direksi BRI & BTN Akan Dirombak Selain Bank Mandiri, pemerintah juga akan merombak jajaran direksi dan komisaris dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Tabungan Negara (BTN). Selasa, 13 Des 2005 17:00 WIB
detikFinance Perang Suku Bunga, BI Tegur Bank yang Promosinya Tak Sehat Tren kenaikan suku bunga menimbulkan perang suku bunga bank. BI pun terpaksa menegur bank-bank yang menggelar promosi tidak sehat. Nah loh? Rabu, 23 Nov 2005 15:23 WIB
detikFinance LPS Hanya Mengurusi Bank Kategori Gagal LPS hanya berfungsi kalau bank masuk kategori bank gagal. Selama bank masih berjalan sehat tetap akan menjadi urusan Bank Indonesia (BI). Selasa, 15 Nov 2005 18:05 WIB
detikFinance PPA Sulit Berubah Menjadi AMC PPA dipastikan tidak akan menjadi Assets Management Credit (AMC), sebuah lembaga khusus untuk menangani kredit bermasalah bank. Jumat, 11 Nov 2005 18:01 WIB
detikFinance Bank NISP Siap-siap Naikkan Bunga Kredit Menyusul naiknya tingkat suku bunga SBI satu bulan sebesar 12,25%, Bank NISP juga tengah bersiap menaikkan bunga kreditnya. Kamis, 10 Nov 2005 15:51 WIB
detikFinance BI: Nasabah Reksa Dana Beralih ke Simpanan Dolar Nasabah reksa dana ramai-ramai mengalihkan investasinya ke simpanan dalam bentuk dolar, sehingga menyebabkan DPK perbankan melonjak hingga Rp 35,8 T. Senin, 07 Nov 2005 16:35 WIB
detikFinance Setoran Privatisasi Masih Nihil Depkeu masih menunggu setoran privatisasi BUMN yang kini belum sepeser pun masuk ke kas negara. Padahal ditargetkan privatisasi sebesar Rp 3,5 triliun. Nah Loh! Jumat, 07 Okt 2005 16:52 WIB
detikFinance LPS Bakal Surplus Rp 1,4 Triliun Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS) bisa mencapai surplus hingga Rp 1,4 triliun dengan catatan tidak ada bank yang dilikuidasi. Senin, 03 Okt 2005 18:07 WIB
detikFinance NPL Kredit Ritel Bakal Melonjak Rasio kredit bermasalah (NPL) debitur ritel perbankan diperkirakan melonjak akibat kenaikan harga BBM hingga lebih dari 100 persen. Senin, 03 Okt 2005 18:02 WIB