Meskipun saham XL mayoritas dimiliki Axiata Berhad dari Malaysia, namun operator seluler itu bertekad ingin mencetak 10 ribu calon pemimpin bangsa Indonesia.
Ekonom Indonesia yang mengajar di AS, Prof Iwan Jaya Azis optimistis dengan kepemimpinan Presiden Jokowi di tengah situasi ekonomi dunia yang tak menentu ini.