Siapa sangka bahwa dari benda mati semacam gawai, kemudian melahirkan lingkaran diskusi tiada henti dalam jaringan (daring)? Bahkan, beberapa seolah menjadi fanboy, sekumpulan pengagum yang tak henti membahas, menceritakan, membandingkan, hingga adu urat sebuah gawai?
Presiden Joko Widodo telah resmi menutup perhelatan Konferensi Asia Afrika (KAA) 2015 yang telah berlangsung sejak 19 April 2015 di JCC, Senayan. Ada tiga dokumen penting yang dihasilkan.
BNPT mencanangkan program tahun damai dunia maya. Pasalnya BNPT melihat potensi terorisme muncul melalui dunia maya yang gampang diakses namun kerap disalahartikan.
Jaringan relawan Jokowi (Jangkar Jokowi) mengelar aksi menolak calon kapolri yang mempunyai masalah hukum. Mereka juga meminta Presiden Jokowi untuk mencabut dan tidak melantik Komjen Budi Gunawan sebagai kapolri.
Satu lagi sebuah karya film dokumenter akan siap menghiasi layar komersial untuk disaksikan publik secara luas. Sebuah film berjudul 'Tanah Mama' karya sutradara debutan Asrida Elisabeth siap menyambangi jaringan bioskop 21 di tiga kota yakni Jakarta, Bandung dan Jogjakarta mulai 8 Januari 2014.
Wartawan BBC Andrew Harding kembali ke Aceh setelah 10 tahun bencana tsunami dan bertemu lagi dengan salah seorang anak korban tsunami Mawardah Priyanka.
Sekitar 100 orang dari berbagai elemen masyarakat yang peduli HIV AIDS melakukan aksi damai di depan Gedung Sate. Mereka menuntut pemerintahan Jokowi memproduksi ARV dalam negeri serta berani melawan WTO.