Sekitar 200 rumah di pemukiman kumuh Kalijodo mulai diratakan oleh aparat Satpol PP. Pemilik rumah di Kalijodo hanya diam, menonton hartanya dirobohkan.
Penggusuran pemukiman liar di kolong jembatan tol Kalijodo, Jakut ditunda lagi. Kali ini atas permintaan 'bos besar' dan alasannya berbau politis. Apa tuh?
Bingung dan jengkel, mungkin itulah yang dirasakan Pardiman (33). Pria pemilik warung di Pasar Pendongkelan itu membagikan softdrink dagangannya gratis.
Tak ada kesibukan yang menonjol di kolong jembatan tol Rawabebek, Jakut. 700 KK di kawasan itu masih terlihat santai. Padahal pemukiman mereka akan digusur besok.