Presiden terpilih China, Xi Jinping, meminta pemerintahannya untuk mengembangkan sistem milter sehingga dapat memenangkan peperangan. Xin Jinping mengajak rakyatnya untuk mewujudjkan cita-cita China dan memberantas korupsi.
Parlemen China hari ini memilih Xi Jinping sebagai presiden negara tersebut. Ini terjadi empat bulan setelah Xi mulai memimpin Partai Komunis dengan janji-janji reformasi yang sejauh ini belum menunjukan hasil signifikan.
Xi Jinping dipastikan menggantikan Hu Jintao sebagai presiden Cina dan mengakhiri masa transisi kepemimpinan selama sepuluh tahun di negara itu. Xi sebelumnya telah ditunjuk sebagai Sekjen Partai Komunis Cina pada November lalu untuk mengantikan Hu Jintao yang harus turun.
Jurnalis dan aktivis terkemuka Cina membuat surat terbuka yang mendesak para pemimpin negara itu untuk melaksanakan reformasi politik untuk kedua kalinya dalam tiga bulan.