Dia juga meminta penggantian tersebut tidak dikait-kaitkan dengan kasus penyerangan Lembaga Pemasyarakatan Cebongan, Sleman, Yogyakarta, yang melibatkan 11 prajurit Kopassus TNI Angkatan Darat.
Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki Kapolda baru, yakni Brigjen Haka Astana. Tugas utama Brigjen Haka saat ini adalah membasmi preman yang masih ada di kota pelajar tersebut.
Kalangan pembela hak asasi manusia meminta kasus serangan maut ke Lembaga Pemasyarakatan Cebongan, Sleman, harus dijernihkan. Tindakan itu bukan aksi pemberantasan preman, melainkan tindakan melawan hukum.
Kasus pembunuhan anggota Kopassus Serka Heru Santoso dan penyerangan LP Cebongan membuat isu premanisme kembali mencuat. Polri menegaskan siap membasmi para preman termasuk aparat yang membekinginya.
Aktivis pembela hak asasi manusia mendapati akhir-akhir ini ada upaya untuk menggiring kasus pembunuhan empat tahanan di Lembaga Pemasyarakatan Cebongan, Sleman, sebagai upaya pemberantasan premanisme.
Mulai hari ini Mayjen Hardiono Saroso tak lagi memegang tongkat komando Kodam IV/ Diponegoro. Kepemimpinan sudah diserahkan ke Mayor Jenderal TNI Sunindyo yang pernah menjadi prajurit Kopassus.
11 Prajurit Kopassus yang terlibat penyerbuan LP Cebongan, Sleman, terus menjalani pemeriksaan Puspom TNI. Saat ini mereka semuanya sudah berada di Semarang untuk keperluan penyelidikan.
Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta tidak melakukan persiapan khusus berkaitan dengan serah terima jabatan Kapolda DIY dari pejabat lama ke pejabat baru. Acara sertijab dari Brigjen Sabar Rahardjo kepada Brigjen Haka Astana telah dilakukan di Jakarta.
Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono menyebut sah-sah saja bila ada yang mengkaitkan pencopotan Mayjen TNI Hardiono Saroso dengan kasus penyerangan LP Sleman.