Masjid Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan menggelar salat Idul Adha, Selasa (16/11/2010) pagi ini. Ada 62 ekor sapi dan 626 ekor kambing yang akan disembelih sebagai kurban.
BI mencatat jumlah ternak yang mati akibat letusan gunung Merapi mencapai 1.961 ekor. Dari jumlah tersebut sapi perah menempati jumlah terbanyak yakni mencapai 1.780 ekor.
BPS dan Kementan akan melakukan sensus ternak milik masyarakat diseluruh Indonesia tahun 2011, yang akan berlangsung selama 3 bulan melampaui lama sensus penduduk 2010.
Pernyataan pemerintah yang akan membeli semua sapi korban letusan Merapi dinilai masih membingungkan. Sebab dana sebesar Rp 100 miliar yang disediakan dinilai tidak cukup untuk melaksanakan program tersebut.
Proses penyembelihan di Rumah Potong Hewan menjadi titik paling krusial yang harus diperhatikan. Sebab dari sanalah asal bahan utama daging yang akan dibuat menjadi berbagai macam produk. Hal ini mendorong LPPOM MUI menggelar pelatihan-pelatihan kepada para juru sembelih.
Pemerintah memastikan akan melakukan sensus ternak khususnya sapi mulai tahun 2011. Sensus ini ditujukan untuk mengetahui kekuatan ternak dalam negeri sebelum swasembada sapi di 2014.
Pemerintah minta persetujuan Badan Anggaran DPR RI untuk menggunakan dana cadangan bencana Rp 100 miliar guna membeli ternak milik para korban bencana Merapi.