Amerika Serikat dikabarkan memiliki laporan intelijen terbaru yang menunjukkan perintah telah dikirim ke komandan Rusia untuk melanjutkan serangan ke Ukraina.
Pemimpin pemberontak di Ukraina timur yang pro-Rusia menyatakan telah mulai mengevakuasi warga sipil ke Rusia dikarenakan kekhawatiran akan konflik skala besar.
Gedung Putih mengonfirmasi Presiden AS, Joe Biden, pada prinsipnya setuju bertemu Presiden Rusia, Vladimir Putin, asalkan Rusia tidak menginvasi Ukraina.
Peringatan ini dirilis setelah Presiden Rusia, Vladimir Putin, memerintahkan pengerahan tentara ke dua wilayah pecahan Ukraina yang diakui kemerdekaannya.
AS akan menjatuhkan sanksi pada Rusia untuk merespons perintah Presiden Putin soal pengerahan tentara ke dua wilayah Ukraina yang dikuasai separatis pro-Rusia.