Menyambut libur akhir tahun market cenderung sepi transasksi, namum momentum tersebut kami prediksi akan menjadi waktu yang baik bagi investor besar untuk memperbaiki portofolio.
Pergerakan IHSG masih akan serba tipis. Tanpa berita besar di pasar, bursa global yang sedang stagnan, plus menjelang libur panjang, menjadi faktor yang akan menghambat laju besar IHSG.
Rasa optimis pada investor akan adanya tren bullish pada sisa akhir tahun ini masih ada. Pada perdagangan Rabu (22/12) diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.544-3.590 dan resistance 3.663-3.689.
Bursa Wall Street masih melanjutkan reli kenaikannya, seiring semakin memudarnya kekhawatiran seputar krisis di Eropa. Saham-saham bank dan ritel kembali diburu.